Friday, November 2, 2012

Vettel Kalahkan Duo McLaren di Sesi Kedua


AFP/Dimitar Dilkoff

Abu Dhabi - Sebastian Vettel tampil lebih baik di sesi latihan kedua GP Abu Dhabi, Jumat (2/11/2012), dan berhasil mengalahkan dua pebalap McLaren, Lewis Hamilton dan Jenson Button.

Pada sesi tersebut Vettel mencatat waktu terbaik dengan satu menit 41,751 detik. Hamilton dan Button, yang sebelumnya tampil tercepat di sesi pertama, menjadi turun masing-masing satu anak tangga.

Rekan Vettel di tim Red Bull, Mark Webber, mengisi tempat keempat, diikuti Romain Grosjean, Kimi Raikkonen dan duo Ferrari, Fernando Alonso dan Felipe Massa.


Hasil Free Practice II GP Abu Dhabi:
1. Sebastian Vettel Red Bull-Renault 1m41.751 33
2. Lewis Hamilton McLaren-Mercedes 1m41.919s + 0.168 33
3. Jenson Button McLaren-Mercedes 1m42.412s + 0.661 35
4. Mark Webber Red Bull-Renault 1m42.466s + 0.715 21
5. Romain Grosjean Lotus-Renault 1m42.500s + 0.749 33
6. Kimi Raikkonen Lotus-Renault 1m42.532s + 0.781 27
7. Fernando Alonso Ferrari 1m42.587s + 0.836 30
8. Felipe Massa Ferrari 1m42.823s + 1.072 32
9. Pastor Maldonado Williams-Renault 1m42.998s + 1.247 36
10. Sergio Perez Sauber-Ferrari 1m43.106s + 1.355 35
11. Bruno Senna Williams-Renault 1m43.191s + 1.440 33
12. Nico Rosberg Mercedes 1m43.200s + 1.449 35
13. Nico Hulkenberg Force India-Mercedes 1m43.255s + 1.504 33
14. Michael Schumacher Mercedes 1m43.267s + 1.516 31
15. Paul di Resta Force India-Mercedes 1m43.578s + 1.827 33
16. Kamui Kobayashi Sauber-Ferrari 1m43.689s + 1.938 31
17. Daniel Ricciardo Toro Rosso-Ferrari 1m44.260s + 2.509 26
18. Jean-Eric Vergne Toro Rosso-Ferrari 1m45.073s + 3.322 18
19. Vitaly Petrov Caterham-Renault 1m45.245s + 3.494 35
20. Heikki Kovalainen Caterham-Renault 1m45.782s + 4.031 32
21. Timo Glock Marussia-Cosworth 1m46.589s + 4.838 34
22. Charles Pic Marussia-Cosworth 1m46.671s + 4.920 30
23. Pedro de la Rosa HRT-Cosworth 1m46.707s + 4.956 25
24. Narain Karthikeyan HRT-Cosworth 1m47.406s + 5.655 34





Via: Vettel Kalahkan Duo McLaren di Sesi Kedua

Sriwijaya FC Kejar Kemenangan Perdana Di Celebes Cup

Achmad Jufrianto - Sriwijaya FC (GOAL.com/Hensyi Fitriansyah)
Hensyi Fitriansyah
Sriwijaya FC akan menghadapi Barito Putra pada laga perdana turnamen Celebes Cup, Sabtu (3/11), pukul 15.00 WIB di Stadion Siliwangi, Bandung. Turnamen Celebes Cup bisa digelar setelah pihak panitia akhirnya mengantongi izin keramaian dari kepolisian.

Menghadapi Barito Putra, pelatih kepala Sriwijaya FC, Kas Hartadi menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil disiplin per lini demi memenuhi target meraih kemenangan.

Kekuatan terbaik sudah disiapkan pelatih asal Solo ini. Dengan mengusung formasi 4-4-2, Kas Hartadi menempatkan Ferry Rotinsulu sebagai penjaga gawang sekaligus kapten tim. Empat posisi belakang dipercayakan kepada Mahyadi Pangabean, Abdul Rahman, pemain seleksi Diogo Santos Rangel, dan Taufik Kasrun.

Sementara lini tengah dipercayakan kepada Ahmad Jufrianto, Ali Khadafi, Erick Weeks, serta Sultan Samma, sedangkan dua ujung tombak dipercayakan kepada Jerry Boimah Karpeh dan Aliyuddin. Jerry Boimah Karpeh yang sebelumnya diplot sebagai bek, dikembalikan ke posisi semula sebagai striker, mengingat Jerry Karpeh menolak berganti posisi dari striker menjadi pemain belakang.

Setelah sebelumnya terus berlatih dan beruji coba dengan tim yang tidak seimbang, Celebes Cup merupakan turnamen yang tepat bagi kita mengasah kemampuan sebenarnya. Selain itu turnamen ini juga sebagai ajang seleksi bagi pemain asing, ujar Kas kepada GOAL.com Indonesia, Jumat (2/11).

Meski demikian, Kas tetap membidik kemenangan dari Barito Putra. Karena selain untuk menjaga gengsi, kemenangan atas Barito bisa mengantarkan Sriwijaya FC ke partai puncak menghadapi pemenang antara Persib Bandung dan Makasar United.

Target kita tentu ingin meraih kemenangan. Kemenangan bisa mengantarkan kita ke babak selanjutnya. Semoga saja di babak final kita bisa bertemu dengan tuan rumah Persib Bandung, karena laga sesungguhnya turnamen ini saat Sriwijaya FC bisa berjumpa Persib Bandung di partai final, kata Kas.

Menghadapi Barito, Kas memasang dua striker yaitu Jerry Karpeh dan Aliyuddin. Kas yakin Jerry karpeh dan Aliyuddin bisa menjalankan tugasnya dengan baik untuk menjebol gawang Barito Putra.

Saya instruksikan semua pemain untuk tampil disiplin per lini. Pemain belakang harus disiplin menjaga pertahanan, sementara pemain depan harus bisa mencetak gol. Meskipun Barito Putra bersatus tim promosi, namun kita tidak boleh meremehkan kekuatan mereka, apalagi kita masih buta kekuatan Barito, kata Kas.

Selain menurunkan Jerry Karpeh dan Aliyuddin sebagai striker, Kas juga menyiapkan Eddy Foday Boakay sebagai striker pengganti. Ditampilkannya Boakay dalam turnamen ini juga sebagai ajang pembuktian bagi Boakay sebelum direkrut oleh Sriwijaya FC.

Kita sudah siap menghadapi Barito Putra. Dengan tampil disiplin per lini, kita optimis bisa mengalahkan Barito Putra. Semoga besok, semua pemain bisa tampil dalam peforma terbaik, ujar Kas. ( gk-42)


Via: Sriwijaya FC Kejar Kemenangan Perdana Di Celebes Cup

Thursday, November 1, 2012

Button: Kepindahan Hamilton Kerugian Besar untuk McLaren


Gettty Images/Clive Mason

Abu Dhabi - Button mengakui bahwa hengkangnya Lewis Hamilton merupakan kerugian yang besar bagi McLaren. Button juga berpendapat Hamilton akan menjalani musim perdana yang tidak mudah bersama Mercedes.

Hamilton menyudahi 14 tahun kerjasamanya dengan McLaren setelah memutuskan bergabung Mercedes mulai musim depan. Pebalap Inggris ini diikat dengan kontrak selama tiga tahun.

“Tim kehilangan seorang pebalap yang sangat cepat, seorang pria yang telah mencapai banyak hal dengan tim – orang terakhir yang memenangi titel juara dunia bersama tim,” ucap Button di BBC.

“Ini adalah sebuah kerugian besar tapi semua hal berubah dan Anda belajar untuk melaluinya dan beradaptasi.”

Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Hamilton, McLaren telah merekrut pebalap Meksiko Sergio Perez. Button mengaku tak yakin kompatriotnya tersebut akan mendapatkan musim perdana yang mulus bersama tim barunya.

“Di tahun pertama dengan sebuah tim baru selalu sulit. Ini adalah pengalaman baru untuk Lewis, aku yakin dia bersemangat tentang ini,” sambung pebalap Inggris ini.

“Dia secepat yang terlihat tapi terkadang tidak mudah untuk memenangi seri grand prix dan membangun sebuah tim di sekitar Anda dan juga membantu tim mencapai hasil-hasil yang bagus.”

Di sisi lain, Hamilton menegaskan dirinya tak menyesal hijrah ke Mercedes. Meskipun, Mercedes tampil buruk setelah jeda musim dengan gagal mencetak angka di tiga balapan usai memastikan kesepakatan dengan Hamilton.

“Itu tidak membuatku khawatir. Aku sangat bersemangat bergabung dengan mereka,” sahut Hamilton. “Aku merasa pilihanku tepat. Aku sangat antusias bekerja dengan orang-orang baru. Ini adalah tim hebat. Aku tahu mereka sedikit kehilangan jalannya tapi aku siap membantu menemukan jalan mereka.”


Via: Button: Kepindahan Hamilton Kerugian Besar untuk McLaren

Fokus IIC, Sriwijaya FC Batal Tampil Di PMI Charity Cup

Kas Hartadi - Sriwijaya FC (GOAL.com/Hensyi Fitriansyah)
Hensyi Fitriansyah
Agar lebih fokus menghadapi turnamen Inter Island Cup (IIC) 2-8 Desember 2012, Sriwijaya FC memutuskan untuk membatalkan mengikuti turnamen PMI Charity Cup, 26-27 November 2012, di Jakarta.

Informasi pembatalan keikutsertaan di turnamen PMI Charity Cup 2012 disampaikan direktur teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin setelah berdiskusi dengan pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi, Jumat (2/11).

Setelah manajemen berdiskusi dengan tim pelatih, maka diputuskan kalau Sriwijaya FC batal mengikuti turnamen PMI Charity Cup. Alasan pembatalan ini karena jadwal PMI Charity Cup berdekatan dengan turnamen IIC. Kita ingin lebih fokus mempersiapkan turnamen IIC karena bertindak sebagai tuan rumah, kata Hendri kepada GOAL.com Indonesia.

Dikatakan Hendri, jika Sriwijaya FC tampil di PMI Charity Cup, maka tidak cukup banyak waktu bagi tim untuk beristirahat serta mempersiapkan diri menghadapi IIC. Sementara di IIC, Sriwijaya FC bertindak sebagai tuan rumah.

Kalau ikut PMI Charity Cup tidak ada cukup waktu bagi kita untuk istirahat dan mempersiapkan tim. Karena itulah setelah berdiskusi dengan tim pelatih, kita memutuskan mengikuti turnamen yang lebih bergengsi yaitu IIC, ujar Hendri.

Menurut rencana, turnamen PMI Charity Cup akan mempertemukan tiga tim, yaitu Persija Jakarta, Arema Indonesia, dan Sriwijaya FC. Dengan mundurnya Sriwijaya FC, berarti turnamen ini tinggal menyisahkan dua tim, yaitu Persija dan Arema.

PMI Charity Cup hanya uji coba biasa sementara IIC merupakan agenda resmi dari PT LIga Indonesia, karena itu kita lebih memilih turnamen yang lebih bergengsi dan resmi, apalagi kita bertindak sebagai tuan rumah, kata Hendri lagi.

Ditambahkan Hendri, IIC lebih bergengsi karena diikuti tim-tim terbaik Indonesia yang merupakan juara di pulau masing-masing, karena itulah turnaman IIC sangat pantas dijadikan sebagai kesempatan untuk menguji kekompakan dan kualitas tim sebelum terjun di kompetisi ISL. (gk-42)




Via: Fokus IIC, Sriwijaya FC Batal Tampil Di PMI Charity Cup

Daud Yordan Ingin KO-kan Lawan Secepat Mungkin


detikSport/Rengga Sancaya

Jakarta - Daud Yordan akan bertarung melawan Choi Tseveenpurev untuk mempertahankan gelar juara dunianya. Daud mengaku, sebisa mungkin untuk mengkanvaskan lawan dengan cepat.

Tseveenpurev adalah petinju asal Mongolia yang bermukim di Inggris. Daud menghadapinya untuk mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu versi IBO. Gelar itu diraihnya dibulan Mei lalu, setelah menang KO dari petinju Filipina, Lorenzo Villanueva.

Kamis (1/11/2012), Daud melakukan latihan ringan untuk menghadapi pertarungan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa porsi latihannya sudah tidak seberat pekan-pekan sebelumnya. Yang dilakukannya sekarang tinggal menjaga kondisi dan menstabilkan berat badan.

"Sekarang ini biasanya istirahat, balik ke kamar, istirahat, makan, diet, latihan. Yang pasti dietlah, nggak terlalu banyak makan," katanya ketika ditemui seusai latihan di sasana tinju milik PB Pertina, di Pintu VI Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

"Tapi, kan nggak perlu juga tiap hari harus 57 kilogram, nggak ada gunanya juga. Yang penting kan Hari H-nya."

"Ya, seperti yang dilihat tadi; shadowboxing, sandsack, yang gitu-gitulah. Nggak terlalu berat karena tinggal jagain berat badan saja. (Beratnya latihan ketimbang pekan lalu) Sudah turun-turun 10-20% lah. Jelasnya, nggak seperti yang lalu-lalu. Kan sebelumnya latihan tancap 8 ronde, 10 ronde. Sparring juga sudah nggak lagi," paparnya kemudian.

Daud juga mengaku sudah memantau kemampuan Tseveenpurev. Ia bahkan mengatakan, sudah menemukan beberapa kelemahan sang calon lawan. Kalau bisa, petinju berusia 25 tahun itu ingin mengkanvaskan Tseveenpurev yang kini sudah berusia 41 tahun.

"Lawan, secara skill sih sudah saya pelajari. Sudah lama malah. Ya, sekarang ini tinggal fokus, konsentrasi, menerapkan apa yang harus diterapkan di atas ring nanti untuk menang."

"Saya sih berusaha secepat-cepatnya lah. Artinya, kalau memang bisa dapat cepat, kenapa harus lama? Kalau dapat. Ya, mohon doa juga dari masyarakat."

"Kelemahan dia postur, dia lebih pendek. Secara skill, menurut saya, dia standar saja. Lawan yang dihadapi dia pun belum ada yang bisa, katakanlah, berat. Saya memang tidak mengklaim diri saya sebagai lawan berat. Tetapi, lawan yang dihadapi dia memang belumlah ada yang berat," tutupnya.


Via: Daud Yordan Ingin KO-kan Lawan Secepat Mungkin

Nike Bantah Adanya Pertemuan Dengan PSSI Hari Ini Untuk Desain Baru Jersey Timnas Indonesia

Jersey timnas Indonesia home 2011 (Nike)
GOAL.com Indonesia OLEH
TEGAR PARAMARTHA

Pihak Nike membantah adanya pertemuan dengan PSSI untuk membahas jersey yang akan dipakai tim nasional Indonesia untuk AFF Suzuki Cup 2012 nanti.

Direktur operasional timnas Ferry Kodrat menyatakan bahwa kostum tim nasional Indonesia untuk Piala AFF 2012, belum resmi dikeluarkan dan PSSI akan menggelar pertemuan dengan pihak Nike hari ini (1/11) untuk membahas jersey tersebut.

"Saya kira yang sudah ada di pasaran itu dari Nike. Tapi PSSI sendiri belum mengajukan desain untuk kostum timnas. Tadi sempat bicara dan membahas perihal kostum tim nasional Indonesia. Kemungkinan besar akan ada diskusi mengenai kostum timnas dan mungkin dibicarakan besok [hari ini]," ujar Ferry seperti yang dilansir Bolanews.

"Selain saya dan pihak Badan Tim Nasional, mungkin ada perancang Nike juga yang datang. Pada diskusi yang direncanakan, PSSI akan membawa konsep begitu juga dengan Nike. Desain kostum harus sesuai kesepakatan PSSI dan Nike."

Namun, kepada GOAL.com, manajer pemasaran Nike Indonesia Nino Priambodo membantah Nike menggelar pertemuan tersebut, dan menyatakan pihaknya telah siap untuk meluncurkan jersey untuk timnas Indonesia.

"Jersey akan diluncurkan sebelum Piala AFF, mohon menunggu sampai pemberitahuan selanjutya. Dan mengenai hal itu, kami tidak memiliki pertemuan apapun dengan PSSI hari ini seperti yang disebutkan sebelumnya," kata Nino.







Via: Nike Bantah Adanya Pertemuan Dengan PSSI Hari Ini Untuk Desain Baru Jersey Timnas Indonesia

Wednesday, October 31, 2012

Kimi Tak Tutup Kans Balik ke Ferrari atau McLaren


Getty Images/Paul Gilham

London - Kimi Raikkonen kini memang sudah dipastikan kembali membalap untuk Lotus musim depan. Tetapi di masa mendatang, bukan tak mungkin Kimi bisa kembali ke Ferrari atau McLaren.

Belum sekalipun memenangi balapan setelah kembali ke F1 musim ini, comeback Kimi tetap terbilang sukses mengingat ia sudah mampu naik podium dalam beberapa kesempatan. Secara matematis, juara dunia F1 2007 itu bahkan masih berpeluang menjuarai musim ini.

Performa itu pada prosesnya membuat Lotus telah memastikan bahwa Kimi akan kembali membalap untuk tim tersebut pada musim depan, menyusul ditandatanganinya kontrak baru.

Pun demikian, perpanjangan kontrak itu sendiri cuma berdurasi satu musim saja. Walhasil, pebalap Finlandia itu tak menutup kemungkinan untuk membela tim lain setelah 2013, termasuk Ferrari dan McLaren.

Sebelum Lotus, Kimi membela Ferrari pada periode 2007-2009. Kontraknya terhenti di tengah jalan dan kemudian ia pun sempat menjalani masa pensiun.

"Di Ferrari bisa berakhir dengan sedikit lebih baik tapi orang-orang yang pernah bekerja sama denganku masih ada di sana, aku dulu memiliki hubungan baik dengan mereka dan sekarang pun masih sering menghampiri mereka dan ngobrol," kata Kimi ke Daily Telegraph yang dikutip Planet F1.

"(Di Ferrari) Aku bukannya pernah terlibat pertengkaran dengan seseorang. Hubunganku dengan semua orang baik-baik saja meski bisa saja berakhir dengan lebih baik. Tapi itu bukan berarti aku tak bisa kembali ke sana. Anda tak pernah tahu," lanjutnya.

Sebelum membalap untuk Ferrari, Kimi membela McLaren pada periode 2002-2006 di mana dirinya bekerja bersama Ron Dennis. Hubungan Kimi dengan Dennis beberapa kali dilaporkan tidak harmonis, meski hal itu kini mentah-mentah ia bantah.

"Kami memang memiliki beberapa perbedaan pandangan tapi kami masih saling bicara. Aku tak pernah bertengkar dengannya. Tak ada masalah dalam hubungan kami."

"Orang-orang cuma berusaha mengarang-ngarang cerita. Mereka tak tahu apa yang benar-benar terjadi. Jadi seperti Anda mengatakan sesuatu ke satu orang lalu hal itu kisah yang berbeda ketika sampai ke orang ke-10. Aku tak punya masalah dengan siapapun," simpulnya.





Via: Kimi Tak Tutup Kans Balik ke Ferrari atau McLaren