Saturday, December 22, 2012

Gugupnya Nadal Jelang Comeback


Getty Images

Paris - Rafael Nadal akan berpartisipasi dalam sebuah pertandingan eksekbisi yang digelar di Abu Dhabi akhir Desember ini. Kembali ke lapangan setelah sekian bulan absen membuat Nadal merasa gugup.

Nadal mengalami cedera pada lututnya sejak Juni lalu, kondisi yang memaksanya harus beristirahat dari mengayun raket. Laga terakhir petenis 26 tahun itu adalah saat menyerah di tangan petenis nomor 100 dunia, Lukas Rosol di Wimbledon.

Menjelang comeback-nya, Nadal dibayangi keragu-raguan akan kemampuannya sendiri. Jawara lapangan tanah liat itu merasa kalau masih akan butuh waktu panjang sebelum dirinya bisa kembali ke penampilan terbaik.

"Saya menyimpan keraguan. Itu normal, yang kita bicarakan di sini adalah lutut, jadi tentu saja saya takut melihat bagaiman responnya. Tapi saya hanya bisa percaya pada dokter dan saya sendiri dan segalanya akan baik-baik saja," sahut Nadal dalam wawancaranya dengan Canal+ dan dikutip dari NDTV.

Cedera yang dialami Nadal telah membuatnya absen mempertahankan medali emas Olimpiade. Selain itu dia juga harus menarik diri dari dari AS Terbuka dan tim Piala Davis Spanyol, di mana Spanyol akhirnya kalah dari Republik Ceko.

"Saya bersiap untuk menerima kalau di awal periode ini lutut saya mungkin tidak akan bereaksi dengan baik dan saya mungkin akan santai saja menanggapinya," lanjutnya kemudian.



Via: Gugupnya Nadal Jelang Comeback

'Pulang Kampung', PSIS Semarang Target Promosi

PSIS Semarang & Fans (GOAL.com/Arief Setiadi)
Arief Setiadi
PSIS Semarang memilih untuk 'pulang kampung'. Setelah satu musim berkompetisi di Divisi Utama PT LPIS, tim berjuluk Mahesa Jenar memutuskan kembali bergabung dengan PT LI. General Manager (GM) Ferdinand Hindiarto tegaskan PSIS sudah mempertimbangkan dengan matang saat kembali ke LI.

"Kami memilih 'pulang kampung' karena melihat kompetisi di DU PT LI lebih kompetitif. Keputusan untuk pindah pun didasarkan pertimbangan yang matang," kata Ferdinand.

PSIS termasuk salah satu dari empat klub PT LPIS yang melakukan migrasi. Selain PSIS, tercatat PSCS Cilacap, Persikabo Kab. Bogor dan Persebul Buol yang kembali di bawah naungan PT LI. Hanya, PT tidak langsung menerima mereka. Setelah diverifikasi, PT LI mengesahkan kepindahan keempat klub tersebut.

Pada pertemuan manajer I(manager meeting) di Solo, Jumat (21/12), PSIS bergabung di Grup II (Jakarta, Jabar dan Jateng) pada kompetisi musim 2012/13. Ini merupakan grup berat karena bercokol Persitara Jakarta Utara, dan dua klub migrasi, Persikabo serta PSCS. Meski demikian, Ferdinand optimistis lolos dari penyisihan grup. Bahkan dia menargetkan PSIS bakal promosi dan kembali berkompetisi di Indonesia Super League (ISL).

"Dari tim-tim di Grup II, kami optimistis bisa lolos dan promosi ke ISL. Sudah lama kami tidak berada di level teratas kompetisi," tegasnya.

"PT LI sudah mempertimbangkan komposisi tim di setiap grup terutama berdasarkan kondisi finansial. Kami kira dengan empat grup ini pembagian sudah cukup adil," jelas Ferdinand. (gk-51)


Via: 'Pulang Kampung', PSIS Semarang Target Promosi

Indonesia Loloskan Tiga Wakil ke Final

Lucknow - Indonesia berpeluang membawa pulang gelar dari turnamen India GP Gold. Dari tujuh wakil yang bertanding di babak semifinal, tiga di antaranya berhasil melangkah ke partai puncak.

Pada laga semifinal di Babu Banarasi Das Indoor Stadium, Lucknow, Sabtu (22/12/2012), tunggal putri Lindaweni Fanetri mengalahkan pemain Jepang, Nozomi Okuhara, dengan skor 22-20, 21-16. Di final, unggulan ketujuh ini akan berhadapan dengan wakil tuan rumah, Sindhu P. V.

Dari nomor ganda putri, Komala Dewi/Jenna Gozali menundukkan Shinta Mulia Sari/Lei Yao (Singapura) lewat duel tiga set yang berakhir 18-21, 21-10, 21-10. Komala/Jenna akan melawan Savitree Amitrapai/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) di final.

Satu wakil lain yang lolos ke final adalah ganda campuran Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati. Fran/Shendy mengalahkan ganda Korea Selatan, Kang Ji Wook/Shin Seung Chan, dengan skor 21-14, 21-17. Selanjutnya, mereka akan bertemu Nipitphon Puangpuapech/Savitree Amitrapai.

Sementara itu, wakil-wakil Merah-Putih yang lain berguguran. Mereka adalah Alamsyah Yunus dan Tommy Sugiarto di nomor tunggal putra serta Gideon Markus Fernaldi/Agripinna Prima Rahmanto Putra dan Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan di nomor ganda putra.


Via: Indonesia Loloskan Tiga Wakil ke Final

Nunggak 5 Bulan, Listrik Mess Persik Diputus

Zainul Arifin - Persik Kediri (GOAL.com)
Antara

LIPUTAN HERI BENDOL DARI KEDIRI

Via: Nunggak 5 Bulan, Listrik Mess Persik Diputus

Friday, December 21, 2012

Ketimbang Hamilton, Ferrari Lebih Pilih Vettel


(AFP/Stan Honda)

Jakarta - Ferrari sudah ancang-ancang memilih pebalap pengganti jika Fernando Alonso pensiun. Mereka lebih tertarik untuk merekrut Sebastian Vettel daripada Lewis Hamilton.

Ketertarikan Ferrari kepada Vettel memang bukan rahasia lagi. Presiden Ferrari, Luca di Montezemolo, pernah menyatakan bahwa dia ingin Vettel membalap untuk timnya.

Hal itu kini kembali diungkapkan oleh di Montezemolo. Dia menyatakan bahwa jika Alonso pensiun, dia lebih menginginkan Vettel daripada Hamilton sebagai penggantinya.

Di Montezemolo memilih Vettel dengan alasan karena pebalap Red Bull itu lebih muda. Vettel kini berusia 25 tahun, sementara Hamilton akan berumur 28 tahun di bulan Januari mendatang. Alonso sendiri saat ini berumur 31 tahun.

"Di antara semua pebalap, Vettel dan Hamilton bisa jadi sempurna untuk Ferrari di masa depan dengan satu perbedaan - Vettel lebih muda," kata di Montezemolo kepada Independent seperti dikutip Autosport.

"Pertama, saya pikir semua pebalap yang kami miliki saat ini adalah yang terbaik, dalam hal kecepatan, kecerdasan dalam membalap dan kemampuan untuk bekerja dengan tim."

"Ketika Anda punya pebalap terbaik Anda harus menempatkannya di situasi terbaik untuk sukses, menang dan punya lingkungan yang bagus tanpa masalah."

"Tapi jika Alonso memutuskan untuk tinggal di Hawaii bersama pacarnya, saya tanpa keraguan untuk alasan pribadi dan profesional akan memilih Vettel. Dia akan sangat bagus untuk kami."

"Saya suka Vettel karena dia tidak gegabah. Dia ingin menang tapi dia tidak arogan. Michael Schumacher mengatakan padaku bertahun-tahun lalu bahwa sejak bermain di gokart Vettel punya potensi terbaik dari pebalap muda dan dia benar," katanya.


Via: Ketimbang Hamilton, Ferrari Lebih Pilih Vettel

Jika Gabung Sriwijaya FC, Gaji Bepe Dijamin

AFF Suzuki Cup 2012 Matchday 2 - Indonesia Vs Singapore, Bambang Pamungkas
GOAL.com

LIPUTAN HENSYI FITRIANSYAH DARI PALEMBANG
Sriwijaya FC tidak main-main untuk mendatangkan Bambang Bepe Pamungkas ke Bumi Sriwijaya. Selain meminta Ponaryo Astaman untuk merayu Bepe, ketua Dewan Pembina Sriwijaya FC Ir H Alex Noerdin SH yang juga gubernur Sumsel, siap menjamin gaji sang striker jika bersedia gabung dengan tim asal Sumatera Selatan ini.

Presiden klub Sriwijaya FC Dodi Reza Alex mengatakan, Sriwijaya FC akan berusaha mendatangkan Bepe. Untuk meyakinkan Bepe, Alex Noerdin akan menjamin gaji sang striker.

Bepe saat ini menjadi prioritas kita. Pelatih juga setuju dan memberi rekomendasi agar kita merekrut Bepe. Selain itu jika Bepe bersedia gabung Sriwijaya FC, bapak gubernur juga akan menjamin segala proses rekrutmennya hingga masalah gaji, kata Dodi, Jumat (21/12).

Direktur teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin menambahkan, dirinya sudah meminta bantuan Ponaryo Astaman untuk merayu Bepe agar mau ke Sriwijaya FC. Urusan berhasil atau tidak, Hendri masih menunggu kabar dari Ponaryo.

Saya sudah meminta bantuan Ponaryo Astaman. Mudah-mudahan, jika Ponaryo yang mengajak, Bepe mau bergabung dengan kita. Saat ini kita membutuhkan seorang striker lagi untuk tandem Foday Boakay di lini depan, dan Bepe pilihan yang tepat, kata Hendri. (gk-42)



Via: Jika Gabung Sriwijaya FC, Gaji Bepe Dijamin

Fran/Shendy Melaju, Aprilla Out

Lucknow - Pasangan ganda campuran unggulan kedua asal Indonesia Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati melaju ke semifinal India GP Gold. Sementara Aprilla Yuswandari langkahnya terhenti di tangan pebulutangkis Thailand.

Menjalani babak perempatfinal, Jumat (21/2/2012) sore, Fran Kurniawan/Shendy Puspa menang dengan dua set langsung. Menghadapi Patiphat Chalardchaleam/Jongkonphan Kittiharakul (Thailand), wakil Indonesia itu unggul 21-15 dan 21-16.

Di babak selanjutnya Fran/Shendy akan melawan pemenang laga antara Gaetan Mittelheisser/Emilie Lefel (Prancis) yang menghadapi Ji Wook Kang/Seung Chan (Korea Selatan) Shin.

Masih dari nomor ganda campuran, kemenangan juga diraih wakil lainnya dari Indonesia. Danny Bawa Chrisnanta/Yu Yan Vanessa Neo yang ditempatkan sebagai unggulan tiga mengandaskan Aik Quan Tan/Pei Jing Lai (Malayssia) dengan 21-15 dan 21-18.

Dari nomor ganda putra, satu tiket melayang setelah Andrei Adistia/Christopher Rusdianto menyerah di tangan Ji Wook Kang/Sang Joon Lee dengan skor ketat 21-18 dan 22-20. Padahal jika bisa menang, Andrei Adistia/Christopher Rusdianto bisa bertemu dengan Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan, yang pada pertandingan lain sukses mendepak rekan senegaranya Berry Angriawan/Yohanes Rendy Sugiarto lewat pertarungan tiga set 22-20, 15-21 dan 21-10.

Di tunggal putri, unggulan kelima Aprilla Yuswandari tunduk di tangan unggulan tiga asal Thailand Sapsiree Taerattanachai dengan 21-16 dan 21-11. Indonesia masih punya dua wakil di nomor ini melalui Lindaweni Fanetri dan Febby Angguni yang akan bertanding malam ini.


Via: Fran/Shendy Melaju, Aprilla Out